Forkompincam, Pemdes dan TIM KKN UIN Walisongo Kerjasama Cegah Banjir di Sayung

Kepala Desa, Muttaqin mendampingi Forkopincam Sayung meninjau lokasi kegiatan bakti sosial pembenahan tanggul sungai di perbatasan Desa Dombo dan Waru.(Dok Pribadi Posko 43)

Demak- Kegiatan pencegahan banjir di Kecamatan Sayung kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Jika sebelumnya hanya dilakukan oleh Forkompincam, Pemerintah Desa se-Kecamatan Sayung dan warga masyarakat setempat, pada Jumat 17 Januari 2020 Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Inisiatif Terprogram Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang (UIN Walisongo) ikut serta dalam kegiatan pembenahan tanggul.

Dari 15 kelompok yang tersebar di 15 desa se-Kecamatan Sayung masing-masing mengirimkan delegasi untuk ikut turun tangan dalam kegiatan pembenahan tanggul. “Pembenahan tanggul bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya banjir,” kata Camat Sayung, Sururi saat ditemui di lokasi pembenahan tanggul.

Sururi juga menambahkan bahwa kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahun. Terutama saat memasuki musim penghujan. Berkaca pada bencana banjir di Kecamatan Guntur yang menggenangi lima desa, kami dari Forkopincam segera melakukan peninjauan ke daerah titik rawan banjir di Kecamatan Sayung. Salah satunya tanggul sungai yang berada di Dombo, tegas Sururi.

Pihak Forkompincam mengirimkan kami 300 karung untuk diisi tanah dan dibuat tanggul, mereka juga mengatakan bahwa kekurangan apapun kami tinggal lapor saja. Mereka siap membantu, kata Kepala Desa Dombo, Muttaqin.

“Tentunya kami mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh pihak terkait, mulai dari Pak Camat, Pak Kapolsek, Pak Danramil dan tentunya seluruh mahasiswa KKN UIN yang bersedia membantu terealisasikannya kegiatan ini,” tambah Muttaqin.

Selain Forkompincam, kepala desa setempat dan Tim KKN, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh ketua Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan